Ketika Amanah Terasa Berat
alifabata.blogspot.com
Jika ditanya, pernahkah Anda merasakan saat-saat
dimana begitu banyak amanah yang harus ditunaikan dalam waktu yang relatif
singkat? Saya yakin sebagian besar orang akan menjawab pernah. Kelihatannya di
saat itu, seakan kita tak mampu menyelesaikan semuanya. Dan seringkali ketika
terjadi saat seperti itu, kita merasakan Allah SwT memberikan ujian yang sangat
sulit, yang tidak sedikit orang menjadi stress
berat karenanya.
Saya yakin kita semua setuju, kalau melihat hanya
sepintas lalu, memang siapapun akan stress
dengan kondisi tersebut. Bayangkan begitu bertumpuknya masalah di kepala kita,
dengan seabrek tanggung jawab yang
harus siap kita hadapi. Terlintas di fikiran tentang konsekwensi yang
‘mengkhawatirkan’ jika pekerjaan tersebut selesai namun tidak sesuai harapan,
atau bahkan tak selesai sama sekali. Hal itu tentu membuat hati ini merasa
sangat tak nyaman, seakan nafas sesak tersengal-sengal seperti orang yang
terkena penyakit asma.
Lalu, apa yang harus kita lakukan jika kejadian
semisal itu akan terjadi pada diri kita? Tentu kita tidak ingin menjadi sakit
hanya karena semua itu kan? Saudaraku, walau rasa gundah tetap akan terjadi
ketika amanah terasa teramat sangat berat, berusahalah
sadar dengan kesadaran yang tinggi agar kita dapat berfikir jernih.
Salah satunya dengan cara memanfaatkan waktu yang tepat untuk bertafakkur, di
waktu-waktu setelah selesai shalat, curhatlah kepada Allah SwT sebaik-baik tempat curhat dan sebaik-baik tempat meminta pertolongan.
Mintalah petunjuk kepada NYA dengan segenap
kesungguhan hati, tentang bagaimana cara menyelesaikan seluruh amanah dengan
nilai yang terbaik pada setiap tugas yang ada. Insya Allah, fikiran, langkah
kaki, dan gerakan tangan kita akan dibimbing oleh Allah SwT Yang Maha Menolong,
Yang Maha Memberi Petunjuk. Dan kita usahakan untuk mencari
guru atau teman yang cukup bijak untuk diajak berdiskusi tentang cara
menyelesaikan semua amanah itu.
Akhirnya, dalam buku atau catatan, kita dapat mulai
memetakan setiap tugas dan mulai menulis kemungkinan solusi atau apa saja yang
harus segera dilakukan. Serta segera membuat skala prioritas dari semua tugas,
tentu harus disesuaikan dengan batas waktu yang dibutuhkan dari masing-masing
tugas yang ada. Jika semua amanah berikut solusi apa saja yang harus dilakukan
sudah tertuang dalam bentuk tulisan, biasanya perasaan kita sudah mulai semakin
lega dan siap menjalankan secara efisien satu per satu semua hal yang sudah
dituliskan tersebut.
Saudaraku, kalau kita mau merenungkannya dengan jujur,
bahwa sungguh Allah SwT sangat sayang dengan hamba-NYA. Allah SwT telah dengan
sangat serius Menciptakan kita, dengan segala potensi yang sangat dahsyat dari
ujung rambut sampai ujung kuku kaki kita. Allah SwT sangat ingin kita semua benar-benar
mengeluarkan seluruh kekuatan kita yang sangat hebat, maka renungkanlah, sangat
mungkin bahwa ketika begitu banyak amanah secara bersamaan datang, sebenarnya itulah cara Allah SwT untuk melihat prestasi tertinggi kita.
Dan insya Allah kita pasti bisa menghadapinya dengan
sangat baik, asalkan kita cepat menenangkan diri dengan berdzikir kepada-NYA,
karena Allah SwT yang memberikan ujian, dan DIA
jugalah yang akan menuntun kita melakukan solusi yang terbaik untuk
semua ujian tersebut. Kita sering malas dan lambat jika tugas yang ada hanya
tugas yang ringan. Maka mulai sekarang, tersenyumlah ketika
banyak tugas dan amanah berat yang datang bersamaan, karena saat itu Allah SwT sedang meningkatkan kualitas diri kita.
Wallahu a’lam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar